Penahanan Dua Perangkat Desa di Kabupaten Asahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Sebesar Rp525 Juta

/ Selasa, 27 Mei 2025 / 16.57

 
TOPINFORMASI.COM,Kejaksaan Negeri Asahan telah menetapkan dua perangkat Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Bagi Hasil Pajak (BHP) tahun anggaran 2023 dan 2024. 

 Besarnya kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan para tersangka diperkirakan mencapai Rp525.820.979, sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Audit PPKKN Nomor 700/03/ck/2025 dan temuan audit Inspektorat Kabupaten Asahan.
 
Tersangka yang telah ditahan adalah Suyatno, selaku Kepala Desa Punggulan, dan Sutio, selaku Kaur Keuangan (Bendahara Desa). Penahanan dilakukan setelah penyidik Kejaksaan Negeri Asahan menemukan bukti permulaan yang cukup terkait penyalahgunaan anggaran desa. 

 Kedua tersangka diduga melakukan pencairan dan penggunaan dana desa tanpa disertai dokumen yang sah dan diperuntukkan bagi kepentingan pribadi. Selain itu, mereka juga diduga tidak memasukkan sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) tahun 2023 dan 2024 ke dalam Rencana Anggaran Kas Desa (RAK Desa) dan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).
 
Kedua tersangka saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kejaksaan Negeri Asahan menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dan menekankan pentingnya transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa bagi seluruh perangkat desa di Kabupaten Asahan.
Komentar Anda

Berita Terkini