Kabar Pesawat Boeing B737 Milik Sriwijaya Air Jatuh | TOPINFORMASI.COM

Kabar Pesawat Boeing B737 Milik Sriwijaya Air Jatuh

/ Sabtu, 09 Januari 2021 / 19.30

Topinformasi.com

Kabar sangat buruk menimpa dunia penerbangan Indonesia lagi. Kini pesawat Boeing B737-500 milik Sriwijaya Air dikabarkan jatuh.


Diketahui bahwa pesawat Sriwijaya Air SJY 182 ini memiliki nomor registrasi PKCLC. Sedianya, armada ini akan terbang menuju Pontianak.

Dihimpun media,pesawat Boeing B737-500 milik Sriwijaya Air termasuk dalam armada yang bermasalah. FAA telah mewanti-mewanti masalah yang ada, yakni rawan mati mesin di udara.

Setelah mendapat kabar buruk tersebut,Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencari pesawat Sriwijaya Air SJY182 Jakarta-Pontianak yang hilang. Basarnas mencari pesawat di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Sesuai informasi dari AirNav, saat ini kita masih menduga dulu. Belum tahu persis," ucap Humas Basarnas, Yusuf Latief, saat dihubungi, Sabtu (9/1/2020).

"Pencarian masih di sekitar Kepulauan Seribu. Masih di sana," ucapnya.

Yusuf tidak menjelaskan lebih rinci temuan dan perkembangan proses pencarian. Menurutnya, nanti Basarnas akan memberikan keterangan resmi.

"Nanti kalau sudah ada kepastian, ada tanda, puing, atau tanda korban baru disampaikan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Sriwijaya Air hilang kontak saat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pesawat yang hilang kontak ini adalah Sriwijaya Air SJY 182 dengan registrasi PKCLC.

"Nomor penerbangannya SJY 182, nomor registrasinya PKCLC," kata Manajer Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Haerul Anwar saat dihubungi detikcom, Sabtu (9/1).

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan ada pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.
Junaedi menyebut, dia menerima informasi itu sekitar pukul 14.30 WIB. Juanedi mengatakan pesawat tersebut jatuh dan meledak.

"Iya katanya ada (pesawat jatuh) tadi jam 14.30 WIB. Mungkin saat ini sedang ada pencarian infonya ada (pesawat) yang jatuh, meledak di Pulau Laki," ujar Junaedi.(red)

Komentar Anda

Berita Terkini