Kadis Koperindagkop Minta Maaf, Pembuatan Drainase Pasar Tradisional Lima Puluh Tanpa Koordinasi. | TOPINFORMASI.COM

Kadis Koperindagkop Minta Maaf, Pembuatan Drainase Pasar Tradisional Lima Puluh Tanpa Koordinasi.

/ Jumat, 20 November 2020 / 17.39


Batu Bara. Topinformasi.com.

Setelah dipaparkan dugaan penyimpangan dan mendapat keberatan dari masyarakat, tampaknya CV. PNC selaku rekanan tidak peduli.


Salah satu penyimpangan yang dilanjutkan oleh CV. PMC, pada pasangan batu bata miring, bukan di bongkar, akan tetapi dilanjutkan dan menutupnya dengan plaster agar tidak kelihatan.


Para pekerja juga terlihat menimbun sisi saluran drainase menggunakan tanah bekas galian pembuatan drainase, bukan tanah timbun yang di datangkan dari luar.


Zainuddin, Salah seorang warga Kelurahan Lima Puluh Kota Kecamatan Lima Puluh kepada wartawan, Jumat (20/11/2020) menyesalkan tindakan rekanan yang diduga hanya memikirkan keuntungan semata.



Dikatakan Zainidfin, pembangunan saluran air (drainase) yang di Pasar Tradisional Lima Puluh dari Dinas Koperindag  diduga ada penghematan material yang dilakukan oleh pekerja atau rekanan yaitu pemasangan batu secara miring atau berdiri dan penimbunan selasar memanfaatkan galian dari saluran air yang digali.


Kemudian pada plang yang baru dipasang tiga minggu sejak pengerjaan, tim wartawan dari group Wappress melihat tidak ada tercantum konsultan pengawas menimbulkan kecurigaan ada yang disembunyikan.



Menjawab kondisi diatas, Ketua Komisi 2 DPRD Batu Bara Ali Hatta mengatakan jadi jika ditemukan kegiatan itu tidak sesuai maka nilai yang akan dibayarkan adalah  sejumlah nilai yang dibangun. Dan Kadis Koperindag juga meminta maaf atas kelalaiannya tidak berkoordinasi dengan lembaga DPRD terkait kegiatan tersebut.


"Bila sampai pada tahap pembayaran nanti jika ditemukan pengerjaan tidak sesuai kita mohon yang dibayarkan disesuaikan dengan nilai yang dikerjakan", tegas Ali Hatta.


Sedangkan plang proyek yang dilengkapi konsultan pengawas serta spesifikasi agar jadi pegangan untuk dapat memastikan  kegiatan itu sesuai dengan rencana yang dibuat dan  dapat dimanfaatkan bagi pengguna jasa perekonomian secara benar.


Untuk itu Ali Hatta berujar pihaknya akan melakukan kunjungan  ke lokasi kegiatan secara resmi untuk memberikan masukan agar pengerjaan sesuai dengan bestek.


"Kami juga akan konfirmasi kepada kepala dinas terkait dan proses pengerjaan akan kami awasi. Kalau anggaran pengerjaan pembuatan saluran drainase berasal dari pusat maka akan kami laporkan ke pusat", imbuhnya.


Komisi 2 DPRD Batu Bara berharap pembangunan drainase, MCK dan papingblok, hendaknya dikerjakan secara benar sehingga ada kepercayaan pemerintah pusat terhadap kegiatan percepatan ekonomi di Kabupaten Batu Bara. (Dr)

Komentar Anda

Berita Terkini