80 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas Setiap Hari di Indonesia

/ Kamis, 05 Desember 2019 / 13.02

Medan,Topinformasi.com-
Angka kecelakaan lalulintas di Indonesia berdasarkan catatan Korlantas Mabes Polri sepanjang tahun 2019 mencapai 109.000 insiden kecelakaan lalu lintas. Dari 109.000 insiden tersebut, menelan korban jiwa sebanyak 30.000 orang yang meninggal dunia dan terbanyak melibat sepeda motor.

Berangkat dari data tersebut, sepanjang tahun 2019 diperkirakan setiap jamnya ada 3 sampai 4 orang yang meninggal dunia akibat lakalantas. "Jadi setiap harinya ada 80 orang yang meninggal dunia akibatnya lakalantas atau 3-4 orang yang meninggal dunia setiap jamnya akibat lakalantas," terang Kasubdit Kamsel Korlantas Mabes Polri,Darto Juhartono saat menghadiri kegiatan Police Goes To Kampus di Universitas Sumatera Utara, Rabu (4/12/2019). 

Darto juga menerangkan bahwa korban lakalantas sendiri merupakan usia produktif da masuk dalam kategori millenial yakni direntang 15-35 tahun.

"Oleh karena itu, kita coba dorong adek-adek mahasiswa ini menjadi pelopor keselamatan lalulintas minimal dilingkungan kampusnya, keluarganya dan teman-temannya," lanjut Darto.

Terkait dengan banyaknya anak-anak yang diberikan oleh orangtuanya untuk menggunakan sepeda motor. Darto menerangkan bahwa pihaknya akan melakukan sejumlah upaya seperti menggelar sosialisasi ke sekolah-sekolah. "Dan kita juga akan melakukan upaya tindakan penegakan hukum seirama dengan upaya sosialisasi," terang Darto.

Disisi lain, Polri bersama dengan seluruh stakeholder terkait dengan lalulintas juga terus melakukan perbaikan terhadap moda transportasi yang terintegrasi di seluruh Indonesia.

"Maka dengan itu secara serta merta penggunaan sepeda motor akan semakin berkurang dan menekan akan kecelakaan lalu lintas," tutupnya.

Sementra itu, Wakil rektor 5 Universitas Sumatera Utara, Ir. Luhut Sihombing Mp berharap mahasiswa dapat menjadi pelapor berlalulintas dengan cara berkendara dengan menggunakan safety.
"Bagaimanapun mahasiswa USU bagian pelaku dari lalu lintas.

Kami harapkan dengan kegiatan ini, walaupun kita lihat kecil tapi sangat bermanfaat, misalnya bagaimana cara  berkendara yang bagus. Cara memakai peralatan yang safety ini sangat baik karena nanti ada juga praktek dilapangan  untuk cara berkendara yang aman bagi pengendara dan orang lain. Mudah-mudahan apa yang sudah diinformasikan pada masyarakat bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh pengendara, harapnya".(red)
Komentar Anda

Berita Terkini