PWRI Pusat dan Sumut Salurkan 2,4 Ton Beras dan Pakaian, untuk Korban Banjir Bandang di Lima Kabupaten/Kota Sumut

/ Sabtu, 07 Februari 2026 / 09.27

TOPINFORMASI.COM
MEDAN – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Pusat bersama PWRI Provinsi Sumatera Utara menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang di lima kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. 

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Jumat, dan Sabtu 6-7 Februari 2026, dengan menyalurkan bantuan langsung ke sejumlah posko pengungsian.

Aksi sosial bertajuk PWRI Peduli Korban Banjir Bandang ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi yang beranggotakan para purna bakti aparatur sipil negara (ASN). Bantuan yang disalurkan berupa beras sebanyak 2, 4 ton serta pakaian layak pakai sebanyak 24 kardus, yang diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir bandang.

Ketua PWRI Provinsi Sumatera Utara, H. Hasban Ritonga, SH, yang juga mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, turun langsung ke lokasi bersama jajaran pengurus, diantaranya Drs. H. Hamzah AR
Wakil Sekretaris A.Sofian Rangkuti
Bendahara M.Rusli, SE, Ketua Bidang Sosial Ir. Muhammad Ilyas, Ketua Bidang Koperasi dan UMKM PWRI Sumut, Amran Matondang, SH, MH yang juga mantan sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu.

Kegiatan PWRI Sumut yang peduli terhadap korban banjir bandang, mendapat apresiasi oleh Tim kordinator lapangan PMI Sumatera Utara Ade Yudiansyah, serta Nelwan Harahap Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB Pusat.

Dalam keterangannya, Hasban Ritonga menyampaikan bahwa PWRI memiliki tanggung jawab sosial dan moral untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah yang menimbulkan penderitaan luas.

“PWRI sebagai organisasi para purna bakti ASN merasa terpanggil untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang. Musibah ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga mengganggu perekonomian warga, bahkan menelan korban jiwa. Karena itu, PWRI hadir untuk berbagi dan meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Hasban.

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan besarnya kerugian yang dialami warga, namun diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar para korban di masa tanggap darurat.

Bantuan PWRI Pusat dan PWRI Sumut tersebut disalurkan langsung ke sejumlah posko pengungsian di lima kabupaten/kota terdampak banjir bandang, termasuk di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Kecamatan Tuka Tapanuli Tengah yang merupakan salah satu wilayah dengan dampak cukup parah.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Al-Ikhsan, Ali Sutan Pasaribu, yang juga tokoh masyarakat di Kelurahan Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PWRI Pusat dan PWRI Sumut atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PWRI Pusat dan PWRI Sumatera Utara atas bantuan beras dan pakaian untuk masyarakat kami, khususnya warga Kecamatan Batang Toru. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang saat ini masih berjuang memulihkan kondisi pascabanjir bandang,” ucap Ali Sutan Pasaribu.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Ibu Simarmata, pengelola posko pengungsian yang berada di Gereja HKBP Kecamatan Batang Toru. Ia mengapresiasi kepedulian PWRI yang telah hadir langsung dan memberikan bantuan kepada para pengungsi tanpa membedakan latar belakang.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak dari PWRI Pusat dan PWRI Sumatera Utara atas bantuan dan perhatiannya. Semoga seluruh pengurus PWRI yang telah membantu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam perjalanan kembali ke Medan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PWRI berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga, serta mampu menjadi contoh bagi berbagai elemen masyarakat untuk saling membantu dalam menghadapi musibah, khususnya bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara. (Syahdan/Red)
Komentar Anda

Berita Terkini