PD IWO Minta Kejaksaan Negeri Batubara Periksa Proyek Pojok Baca Di 141 Desa

/ Rabu, 28 Januari 2026 / 14.18

Batubara. Topinformasi.com
Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Batubara bongkar dugaan "Monopoli dan Mar'Up" Dana Bantuan Keuangan Kabupaten yang diperuntukkan pengadaan Pojok Baca di 141 Desa se Kabupaten Batubara.

Dugaan tersebut diperkuat dari hasil investigasi Tim IWO dilapangan sepanjang Januari 2026. Pengadaan pojok baca atau dengan kata lain "meja baca" yang menggunakan material kaca dan VVC yang berbentuk sekat leter L berukuran, bagian depan lebar 3 meter, tinggi 1 setengah meter, dan bagian samping kiri, lebar 2 meter, tinggi 1 setengah meter tersebut di anggarkan sebesar Rp 15.000.000, termasuk PPN / PPH.

Ketua PD IWO Kabupaten Batubara, Darmansyah yang akrab disapa Darman itu mengungkapkan, "ini proyek aneh alias nyeleneh", dana sebesar Rp 15.000.000 tersebut hanya sekedar singgah di rekening masing-masing Desa se Kabupaten Batubara. Diduga penggunaan dana tersebut di "monopoli" oleh oknum berinisial RJ.

Dikatakan Darman, "transaksi pembayaran dilakukan oleh Kaur Keuangan Desa melalui via transfer ke pihak penyedia Pojok Baca CV. Asia Global Mandiri sebesar Rp 13. 310.810, sedangkan pembayaran PPN/PPH ke Kantor Perpajakan Kisaran (Asahan) melalui Kantor Pos sebesar Rp 1. 689.190 (PPN Rp 1.486. 487, PPH Rp 202.703), jelas Darman lagi.

Anehnya lagi, proyek ini terlebih dulu di bayarkan pada 30 Desember 2025, sedangkan material Pojok Baca tersebut didatangkan dan di pasang pada Januari 2026.

Atas temuan dugaan Monopoli dan MarkUp pengadaan pojok baca ini, "kita mendorong inspektorat Kabupaten Batubara melakukan pemeriksaan di proyek ini. 

Dan "kita juga mendesak Kejaksaan Negeri Batubara untuk melakukan pemeriksaan proyek ini. "Intinya PD IWO Kabupaten Batubara siap membantu Kejaksaan Negeri Batubara untuk mengungkap dugaan MarkUp proyek Pojok Baca ini, "baik dari dokumentasi hingga bukti transaksi pembayaran", tegas Darman.

Beberapa Kepala Desa yang berhasil dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihak Desa tidak pernah menganggarkan dan tahu menahu tentang pengadaan pojok baca ini, tiba-tiba ada oknum datang dan memasang material Pojok Baca tersebut". (Red)
Komentar Anda

Berita Terkini