Proyek Pisew Desa Empat Negeri Patah Dan Diganjal Batu Komisi l DPRD Kabupaten Batubara Segera Panggil PPK Dan BKAD. | TOPINFORMASI.COM

Proyek Pisew Desa Empat Negeri Patah Dan Diganjal Batu Komisi l DPRD Kabupaten Batubara Segera Panggil PPK Dan BKAD.

/ Senin, 20 September 2021 / 15.07



Batubara. Topinformasi.com


Wappres laporarkan Indikasi pemyimpangan anggaran dari pengerjaan rabat beton sepanjang 705 m, lebar 3 m, dan tebal 15 cm di Dusun I Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh dilaporkan ke Komisi l DPRD Kabupaten Batubara, Senin 20/9/2021.


Laporan tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Batubara Azhar Amri didampingi Sarianto Damanik, Fahri Meliala, Citra Muliadi  Bangun, dan Tiurlan Napitupulu. 



Azhar mengatakan, akan melakukan rapat internal terlebih dahulu, dan setelah itu baru kita lakukan pemanggilan terhadap PPK dan mantan Kepala Desa Empat Negeri sdr Suminah, serta seluruh pengurus Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), jelasnya.


Selain terindikasi mark-up, dan cara  pengerjaannya juga dinilai asal jadi, sehingga proyek tersebut diperkirakan tidak akan bertahan lama. "Sebab hasil pengerjaan proyek rabat beton tersebut sudah mengalami patah dibeberapa tempat. 


Hasil peninjauan dilapangan, "diyakini hal itu terjadi karena tidak dilakukan pematangan badan jalan, sehingga hasil pengecoran tampak menggantung, dan diganjal dengan batu, serta campuran material secara manual, sehingga tidak memenuhi standar kwalitas atau kekerasan K 175. 



Melihat kondisi hasil pengerjaan yang tidak dapat dimaklumi itu, Ketua investigator BPI KPNPA Rl, Darmansyah mengatakan, sangat disayangkan kalau hasil pengerjaan proyek rabat beton yang dibiayai dengan uang Negara sebesar Rp 590.000.000 yang masih dalam tahap finishing sudah mengalami kerusakan fatal".


Bukan hanya itu, proyek Pisew itu diperuntukkan pembangunan peningkatan ruas jalan penghubung antar Desa, tetapi di Desa Empat Negeri dibangun peningkatan ruas jalan penghubung antar Dusun.



"Untuk itu kita minta  kepada PPK Kementerian PUPR untuk meninjau dan melakukan pungsi pengawasan terhadap pengerjaan proyek Pisew di Kabupaten Batubara, khususnya di Desa Empat Negeri Kecamatan Datok Lima Puluh.


Dan kita juga minta kepada BPKP untuk segera melakukan audit secara profesional, agar proyek yang diduga asal jadi itu tidak merugikan keuangan Negara.


"Atau merekomendasikan proyek Pisew di Desa Empat Negeri Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batubara ditetapkan dengan hasil temuan 'total loss', dan pengembalian kerugian keuangan Negara,    "pungkas investigator BPI KPNPA Rl itu. (dr)

Komentar Anda

Berita Terkini