Batubara. Topinformasi.com
Seorang pria terduga pelaku pencurian diamankan warga setelah diduga beraksi di tiga rumah dalam satu malam di Desa Perkebunan Limapuluh, Pasar I, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, Kamis 22/1/2026 sekitar pukul 01.00 dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi saat warga memergoki terduga pelaku yang sebelumnya diduga masuk ke beberapa rumah warga dan mengambil sejumlah barang. Terduga pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di atas pohon sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh warga setempat.
Adapun korban dalam peristiwa tersebut, Sutina (60), yang dilaporkan kehilangan kunci kereta; Juari (40), kehilangan sepasang sepatu safety dan pakaian dalam; serta Agus (45), yang kehilangan tas berisi BPKB, kosmetik, KTP, dan kartu KIS.
Salah seorang korban, Agus, mengungkapkan bahwa selama ini warga Desa Perkebunan Limapuluh merasa resah akibat maraknya aksi pencurian. Menurutnya, warga kerap kehilangan barang mulai dari sepeda motor hingga perabot rumah tangga.
Infomrasi yang dihimpun dari pengakuan terduga pelaku, saat diamankan warga, pria tersebut tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Barang bukti hasil dugaan pencurian juga ditemukan berada di tangannya. Terduga pelaku mengaku bernama Rizki, warga Dusun V Desa Mangkai Lama.
Rizki juga mengakui tidak beraksi sendirian, Satu orang yang disebut sebagai rekannya, juga warga Dusun Vll Desa Mangkai Lama yang saat itu berhasil melarikan diri".
Sedangkan pelaku Rizki sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya petugas dari Polres Batubara tiba di lokasi dan mengamankan terduga pelaku. Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke Mapolres Batubara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dan kasus ini telah dilaporkan ke Polres Batubara oleh salah seorang korban, Agus Syahputra (43) Nomor: STTLP/B/30/1/2026/SPKT/POLRES BATUBARA/POLDA SUMATERA UTARA.
Kasat Reskrim Polres Batubara, AKP Masagus melalui Kanit Resum, Ipda Ade Masry Sundoko membenar peristiwa tersebut. "Benar bang, terduga pelaku telah di amankan, dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan", ujar Masry.
