Kasat Reskrim Polrestabes Medan: Oknum Dokter Berinisial FN Ditetapkan Sebagai Tersangka | TOPINFORMASI.COM

Kasat Reskrim Polrestabes Medan: Oknum Dokter Berinisial FN Ditetapkan Sebagai Tersangka

/ Kamis, 09 September 2021 / 13.37

 



TOPINFORMASI.COM

Medan- Penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Medan telah menetapkan oknum dokter berinisial FN dalam kasus dugaan mobil bodong. Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Rafles Marpaung pada saat disela-sela acara penyerahan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung, di lapangan apel Polrestabes Medan. Kamis (9/9/2021)


"Ya, sudah kita tetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan kepemilikan mobil bodong," ucapnya kepada wartawan,"ucap Rafles.


Penetapan tersangka ini, sebut dia, berawal dari viralnya video sejumlah mobil mewah berplat konsulat Negara Rusia seri CC. 


"Setelah kita cek, ternyata satu mobil diduga bodong," jawabnya. 


Setelah ditetapkannya tersangka, masih dia, pihaknya segera melakukan pengejaran terhadap FN. 


"Kita mendapatkan kabar, kalau FN sedang di Jakarta. Sekarang kita melakukan pengejaran terhadap FN," ungkapnya. 


Masih Rafles, ternyata FN juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan mobil bodong juga. "Laporannya juga ada di Polda Metro Jaya," terangnya. 


Ia melanjutkan, pihaknya masih mendalami penyelidikan terkait motif tersangka memasang plat seri CC di mobil itu. 


"Kalau terkait plat negara Rusia masih penyelidikan. Namun terkait mobil dugaan bodong kasusnya sudah sidik," tambah Rafles. 


Setelah dilakukan penyelidikan, sambung dia, tidak ada perwakilan Konsulat Negara Rusia di Kota Medan. "Sudah kita cek tidak ada perwakilan Rusia di Medan dan kita pastikan tidak ada karena kita sudah konfirmasi langsung ke Rusia," jawab dia. 


Terkait dengan keberadaan bendera Rusia yang ada di salah rumah yang sempat dikabarkan kantor Perwakilan Konsulat Rusia di Jalan Karim No 17 Medan, lanjutnya, pihaknya sudah menurunkannya. "Sudah kita turunkan bendera Negara Rusia dan lambang Negara Rusia juga sudah dibuka," akunya. 


Sementara itu, lanjutnya, FN juga terseret dalam kasus dugaan penyediaan rapid tes antigen. "Ya, kasusnya itu masih dalam penyelidikan," jawab dia. 


Diketahui, Satuan Reskrim Polrestabes Medan mengamankan empat mobil mewah memakai plat konsulat negara Rusia seri CC yang diduga palsu, Rabu (25/8/21).


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (26/8/21), membenarkan kalau Polrestabes Medan ada mengamankan mobil memakai plat seri CC yang diduga palsu.


“Benar, Polrestabes Medan ada mengamankan 4 unit kendaraan yang menggunakan plat CC (dari Rusia),” pungkas Hadi Wahyudi. ( red)

Komentar Anda

Berita Terkini