Sempat Sadarkan Diri Setelah Tabrak Colt-Diesel, Pemotor Scoopy Akhirnya Tewas di RS | TOPINFORMASI.COM

Sempat Sadarkan Diri Setelah Tabrak Colt-Diesel, Pemotor Scoopy Akhirnya Tewas di RS

/ Sabtu, 31 Juli 2021 / 22.14

 



TOPINFORMASI, COM-ASAHAN - Sebuah sepeda motor (septor) jenis matik tiba-tiba saja menabrak bagian belakang mobil barang yang sedang parkir di bahu Jalan Lintas Sumatera (jalinsum) Medan - Rantau Prapat, Kilometer 155-156, Sabtu (31/07/2021), sekira pukul 08.30 WIB. 


Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu berada tak jauh dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kisaran, tepatnya di Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumut. 


Semula, pengemudi sepeda motor (septor) merek Honda Scoopy bernomor polisi BK 4794 VBS yang dikenderai oleh Arif Harahap (46), warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, datang dari arah Kota Kisaran menuju Kota Medan. 



Setibanya di lokasi kejadian, pengendara septor tersebut diduga kurang fokus, sehingga tidak melihat ada mobil barang (mobar) merek Mitsubishi Colt-Diesel yang sedang berhenti di bahu jalan. 


Pengemudi mobar yang diketahui bernama Endang Purwanto (35), warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan itu, sebelumnya sudah memberi tanda berupa segitiga pengaman di belakang mobar yang dikemudikannya. 


"Pada saat itu, kenderaan saya memang sedang berhenti sejenak (parkir), niatnya untuk mengecek ban. Saya juga sudah memberi tanda berupa segitiga pengaman di belakang kendaraan saya.", ujar Endang


Akibatnya, pengemudi septor tersebut mengalami luka yang cukup serius meliputi, robek pada dada bagian atas, bengkak pada tulang selangkangan sebelah kiri serta lecet betis kaki kanan dan kiri.



Tak lama, beberapa personil Sat Lantas Polres Asahan pun tiba di lokasi. Dibantu warga sekitar, korban yang tergeletak di badan jalan itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran. 


Kasat Lantas Polres Asahan AKP Jodi Indrawan, SIK melalui Kanit Lakalantas Ipda Muhammad Rony, SH menuturkan, sesaat setelah kejadian, korban masih sadarkan diri, namun dinyatakan meninggal dunia (tewas, red) setelah beberapa jam mendapat tindakan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). 


"Korban sempat sadarkan diri, namun setelah mendapat perawatan dan tindakan medis di IGD Rumah Sakit, beberapa jam kemudian korban menghembuskan nafas terakhirnya.", pungkasnya. 


Komentar Anda

Berita Terkini