Diduga Serah Terima Alat Pengering dan Mesin Penggiling Padi Fiktif!! Mantan Kadistan Batubara Ngaku Serah Terima Barang Dilakukan Di Medan. | TOPINFORMASI.COM

Diduga Serah Terima Alat Pengering dan Mesin Penggiling Padi Fiktif!! Mantan Kadistan Batubara Ngaku Serah Terima Barang Dilakukan Di Medan.

/ Kamis, 04 Februari 2021 / 13.05

 


Batubara. Topiformasi.com


Pengadaan satu unit alat pengering padi dan satu set mesin gilingan padi Dinas Pertanian Kabupaten Batubara yang diserahkan kepada Gapoktan Tunas Muda, Desa Air Hitam, diduga menyalahi Peraturan Presiden no 16 tahun 2018.


Sebelumnya, menurut Ketua Gapoktan Tunas Muda Lingkungan l Desa Air Hitam, Ahmad Safii, mengatakan, mesin  gilingan padi tersebut atas usulan (proposal) kelompok Gapoktan Tunas Muda,  dalam proposal kami mengusulkan mesin gilingan padi, karung beras kemasan 5 kg dan 10 kg. 


Kalau soal rehap bangunan Koprasi Unit Desa (KUD) Desa Air Hitam, kami tidak tahu sumbernya dari mana, dan atas usulan siapa, jelas Safii.



Kepala Desa Air Hitam, Laimi Basri, pengadaan mesin gilingan padi itu benar atas usulan dari kelompok Gapoktan air Hitam 1 tunas muda, dan saya turut menandatangani proposal itu", ungkap Basri.


Namun belakangan diketahui, serah terima barang berupa satu unit alat pengering padi kapasitas 5 ton, dan batuan satu set mesin gilingan padi ( Rice Mill plant) kapasitas 30 - 40 ton antara pihak pertama yakni PPTK Distan Kabupaten Batubara, Suriana dengan pihak kedua yakni,  Ketua Gapoktan Tunas Muda, Ahmad Syafii, diduga kuat serah terima barang tersebut fiktif". 


Berita acara serah terima barang No. 520/0848/BAST/DISTAN-BB/Xll/2020, Selasa tanggal Dua Puluh Dua Bulan Desember Tahun Dua Ribu Dua Puluh (22/12/2020) yang di tanda tangani Kepala Dinas Pertanian TA 2020 Muhammad Riduan dan PPTK Suriana SP serta Ketua Gapoktan Tunas Muda, Ahmad Syafii, di jln H. Barus Siregar, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara.


Namun saat dikonfirmasi, Selasa 2/2/2021, mantan Kadistan Kabupaten Batubara, Muhammad Ridwan, mengaku, serah terima barang tersebut dilakukan di Medan, kalau tidak salah pada tanggal 26/12/2020, dan semua sudah sesuai", ungkap Ridwan.


Dan saat di ditanya soal alat pengering padi, Ridwan menjawab, itu satu set, semua sudah lengkap", kilahnya lagi.


Sebelumnya, menurut salah seorang tiem perakit mesin gilingan padi tersebut, Jonson, mengatakan, alat pengeringnya tidak ada, setahu kami kalau alat pengering dikilang padi itu semacam oven, ya pengeringnya di jemur oleh petaninya, pungkas Jonson. (dr)

Komentar Anda

Berita Terkini