Diduga Illegal, Aktifitas Galian C Di Desa Negara Bringin Resahkan Warga | TOPINFORMASI.COM

Diduga Illegal, Aktifitas Galian C Di Desa Negara Bringin Resahkan Warga

/ Selasa, 02 Februari 2021 / 14.16

 



Topinformasi com, 

Talunkenas (Deliserdang) - Pengoperasian pengorekan tanah (galian c)  yang berada di Dusun IV Sinar Kemenangan Desa Negara Beringin, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, disebut sangat mengganggu ketentraman dan kenyamanan warga sekitar.


Pasalnya, puluhan truk pengangkut hasil galian itu tiap hari lalu lalang disepanjang jalan hingga menimbulkan suara bising. Terparahnya, truk-truk tersebut berjalan secara konvoi hingga sangat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan. 


Salah seorang warga yang tinggal di STM Hilir mengaku sangat merasa resah atas peroperasian galian C tersebut.


"Kami sangat terganggu pak dengan suara bising truk pengangkut hasil galian yang melintas arah desa ini, ditambah lagi debu yang ditimbulkan akibat material yang berjatuhan di sepanjang jalan. Dan apalagi kalau turun hujan membuat jalan menjadi becek dan licin hingga sangat membahayakan keselamatan bagi pengguna jalan,"ungkap nya.


Dijelaskanya, kalau aktivitas galian c itu sudah berlangsung lama.  "Saya taksir sudah lebih dari 500 truk tanah yang diangkut dari lokasi galian. Coba aja bapak cek, lokasi galian itu sudah seperti kubangan," ungkapnya.


Terlebih lagi, kegiatan galian tanah tersebut diduga kuat tidak mengantongi izin resmi dari dinas terkait.


"Kami menduga pihak yang melakukan galian tanah di lokasi proyek tersebut tidak mengantongi izin yang resmi dari dinas Pemprovsu," ujarnya.


Pantauan wartawan di lokasi Senin, (1/2/2021) sekira pukul 14.30 WIB, kerusakan lingkungan akibat galian tanah di Dusun IV Sinar Kemenangan Desa Negara Beringin itu sangat-sangat cukup memperihatinkan.


Terkait hal ini Camat STM Hilir, Esron T Girsang mengatakan sudah pernah memberi teguran kepada pihak pengelola. "Pihak kecamatan sudah pernah melakukan penegoran atas peroperasian galian itu tapi belum di indahkan oleh pihak pengusaha," Kata Camat. 


Sementara Kapolsek Talun Kenas AKP Hendra Tambunan yang di konfirmasi wartawan mengatakan akan melakukan penyidikan." Kita lidik bang, terima kasih informasi nya," Ujar Kapolsek. (db)


Komentar Anda

Berita Terkini