Di Ancam Gunakan Pistol Wartawan Laporkan Ngaku Oknum PT. Wskt | TOPINFORMASI.COM

Di Ancam Gunakan Pistol Wartawan Laporkan Ngaku Oknum PT. Wskt

/ Kamis, 02 Juli 2020 / 23.46

Topinformasi.com-
Batu Bara -Diduga risih akibat pemberitaan di media mengenai keberatan warga atas ekses pembangunan proyek Tol yang diduga meresahkan warga, Murhim (26) seorang wartawan online ditemui oknum yang mengaku Humas PT. WsK di Kono Kopi Jalan Kopertis Indrapura Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Korban M. Murhim menceritakan kronologis peristiwa yang menimpa dirinya, Kamis (2/7/20) usai membuat laporan polisi di SPKT Polres Batu Bara.

Diceritakan, sekitar pukul 11 (1/7/20) ditelepon dan di-wa oleh Agus untuk datang ke kantor desa meliput keberatan warga.

Sesampai disana ada Kades Sipare-pare M. Isa.Kades inisiatif memanggil Amran dari PT. WsK.

Setelah Amran datang dimulailah pembicaraan namun karena Amran tidak bisa menjawab warga dia menelpon pihak humas WsK Poltak.

Pada pertemuan tersebut Poltak mengakomodir apa yang diinginkan warga.

"Selanjutnya saya ke Kono Kopi.
Setengah jam kemudian Agus datang, dian abang B JokT melihat Agus langsung marah-marah kepada Agus.

"Apa mau kalian. Ini bukan urusan WsK kalian sudah berurusan dengan Polda", kata Dian kepada Agus seperti ditirukan Murhim.

Tak lama kemudian B JokT yang ditelpon Dian datang bersama temannya mengenakan kaus hijau berbadan kekar lalu duduk didekat Murhim.

Kemudian B JokT meminjam pistol si kaus hijau kemudian dimain mainkan dengan memutar-mutar pistol sambil bicara menghadap Murhim. "Apanya maksud orang ini", ketusnya.

B JokT kemudian mengajak Agus kebelakang kemudian diikuti Murhim. Dibelakang B JokT mengatakan apanya maksud kalian. Periukku kalian ganggu. Kalian berurusan dengan Polda.

Melihat kondisi tersebut Murhim ketakutan, karena takut Murhim kembali ketempat duduknya didepan.

B JokT menyusul sembari mengajak Agus dan mengatakan : "Kau juga ikut Him . Orang Polda dah nunggu di kantor WsK. Ayo cepat kau. Nanti kau diangkat Kasatreskrim Batu Bara", hardik BJokoT kepada Murhim.
Kemudian mereka pergi bersama Agus.

Ketika dikonfirmasi wartawan dari Wappress lewat telepon seluler, B JokT yang mengaku sebagai Humas PT WsK merasa tidak pernah mengancam dan tidak pernah memegang pistol seperti yang dituduhkan.

Saat diberitahukan masalah pengaduan korban pengancaman Muhammad Murhim, B JokT malah mengatakan akan mengadukan Murhim balik.

B JokT juga mengaku waktu peristiwa tersebut dia didampingi oknum Pamprapid Poldasu.

Murhim berharap agar pelaku pengancaman terhadapnya segera diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, karena usai buat laporan dirinya masih trauma dan takut karena diancam dengan pistol. (Sd-red)
Komentar Anda

Berita Terkini