TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

Faktor Ekonomi!!Seorang Pria Nekat Masuk Sumur di Patumbak

/ Minggu, 14 Juni 2020 / 12.31

Faktor Ekonomi!!Seorang Pria Nekat Masuk Sumur di Patumbak


Topinformasi.com-
Ibrahim (41) Warga Jalan Pertahanan Dsn.VI Desa Patumbak Kampung,Kabupaten Deli Serdang,Nekat menghabiskan nyawa dengan cara masuk sumur didalam rumahnya sendiri.Sabtu (13/6) 2020 Sekira Pukul 12.00 Wib.

Pantauan media dilokasi,menurut keluarga Ibrahim diketahui memiliki penyakit setep dari kecil dan pengangguran akibat Covid 19,sebelumnya Ibrahim bekerja sebagai pengemudi angkot dikota Medan,namun dikarenakan akibat virus Covid 19 tidak lagi kerja.


Awalnya keluarga mencari Ibrahim pada siang hari pukul 12 .00 Wib disekitar rumahnya,namun hingga malam hari Ibrahim pun tak kunjung juga ditemui keberadaan nya.

Merasa curiga keberadaan korban tidak ditemukan,pada pukul 07.00 Wib, keluarganya melihat kesumur yang ditutup seng  terbuka lebar,saat melihat kedalam sumur sedalam 10 meter terlihat ibrahim sudah terapung didalam sumur.



Mendengar informasi dari warga bahwa ada mayat dalam sumur,Tim unit Reskrim Polsek Patumbak langsung menuju kelokasi,dan memanggil Tim Basarnas untuk segera melakukan evakuasi.

Kapolsek Patumbak Kompol.Arfin Fachreza turut hadir langsung kelokasi didampingi Kanit Res Iptu.Philip Purba untuk mengeluarkan mayat dari dalam sumur ,setelah mayat dikeluarkan dari dalam sumur ,pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak ingin dilakukan otopsi.


Nurleli kakak kandung korban mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian dan Basarnas yang telah membantu mengeluarkan adik nya dari dalam sumur.

Saya mengucapkan terimakasih kepada Kepolisian Sektor Patumbak dan Basarnas Medan,karena telah bersusah payah mengevakuasi korban,Jelasnya.

Tambahnya lagi,diketahui korban memiliki riwayat penyakit setep dari kecil tidak sembuh,dan ditambah tidak bekerja lagi akibat dampak covid 19,"terang nya.(red)




Komentar Anda

Berita Terkini