Anggota Pansus Mulia Syaputra Nasution : “Jadwal pelaksanaan LKPj 7 Hari terkesan dipaksakan”

/ Selasa, 09 Juni 2020 / 10.12

Anggota Pansus Mulia Syaputra Nasution : “Jadwal pelaksanaan LKPj 7 Hari terkesan dipaksakan”



Topinforma

Jadwal pelaksanaan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) yang hanya 7 hari terkesan dipaksakan. Pasti hasil pembahasan tidak maksimal. Maka saya sendiri minta pembahasan ditunda,” demikian dikatakan  Anggota Pansus Mulia Syaputra Nasution (Gerindra), Di Gedung Dewan, Selasa (12/5/2020).

Lebih lanjut, Mulia Syaputra mengatakan “Saya selaku Anggota Pansus, memilih tidak hadir, karena Pansus tidak mengakomodir masukan dari anggota.
Adapun alasan saya minta penundaan LKPj, karena situasi pandemi Coronavirus, Disease 2019 (Covid-19) saat ini.

“Harus nya, pimpinan DPRD Medan dan seluruh pejabat Pemko Medan, lebih fokus penangan Covid-19. Bukan dibebankan pembahasan LKPj. Lagian kan masa waktu Pansus 6 bulan, kenapa musti buru-buru dan kesan dipaksakan, kegiatan yang tidak begitu urgent” ucap Mulia.

Sementara itu, menyikapi keberadaan Pansus LKPj Walikota Medan 2019, Hendra DS mengatakan, “LKPj dinilai telah melanggar kesepakatan yang dibuat pimpinan. Dimana anggota Pansus, merupakan usulan dari anggota badan musyawarah (Banmus).

Tetapi, pimpinan melanggar kesepakatan dan diam-diam memasukkan anggota Banggar, masuk ke Pansus LKPj. “Ada Fraksi yang mungkin mau menyingkirkan anggotanya, supaya tidak punya kegiatan di DPRD, kasihan jadinya,” ucap Hendra DS.

Sebagaimana diketahui, Selasa pagi, pembahasan pelaksanaan LKPj, diwarnai Walk Out. Dimana anggota pansus, Janses Simbolon (Hanura), saat rapat pembahasan LKPj Walikota Medan, Akhir Tahun Anggaran 2019 di ruang Banggar Gedung Dewan, memilih walk out. (ts)
Komentar Anda

Berita Terkini