Polairud Polda Sumut Tangkap 2 Kapal Ikan Ilegal Masuk Ke Indonesia | TOPINFORMASI.COM

Polairud Polda Sumut Tangkap 2 Kapal Ikan Ilegal Masuk Ke Indonesia

/ Senin, 25 Mei 2020 / 20.05

Topinformasi.com- 2 kapal ikan berbendera Malaysia yang  masuk ke ZEE Indonesia di Perairan Selat Malaka. Kedua kapal asing tersebut  ditangkap oleh KP. Antareja – 7007, Jumat (22/5/2020) pukul 04.00 WIB.

2 Kapal masing-masing bernama PKFP 898 yang di nahkodai oleh Tuntun (30) berkewarganegaraan Myanmar dan PKFP 1774 dinahkodai oleh Thein Pa (55) berkewarganegaraan Thailand.

Dirpolairud Polda Sumut Kombes Pol Roy Sihombing dalam keterangan persnya saat merilis penangkapan 2 kapal nelayan asing berbendera Malaysia ini mengatakan, penangkapan bermula saat KP. Antareja -7007 melakukan patroli di Perairan ZEE Indonesia tepatnya di Selat Malaka Sumatera Utara mendeteksi ada 2 Kapal Asing melakukan tindak pidana Ilegal Fishing, kemudian Ship Thundrer KP. Antareja – 7007 dikerahkan untuk mendekati 2 kapal tersebut.

“Dari kedua kapal itu berhasil kita amankan 1,7 ton ikan hasil ilegal fishing, dokumen kapal, perlengkapan navigasi dan tersangka yang merupakan warga negara asing”, tegas Kombes Roy Sihombing.

Sementara itu Plt Direktur Penanganan Pelanggaran KKP Drama Panca Putra menjelaskan bahwa dia telah menginstruksikan PPNS Perikanan pada Stasiun PSDKP Belawan di bawah komando Andri Fahrulsyah untuk segera mengambil langkah-langkah cepat dalam penanganan kasus tersebut.

Sejumlah langkah cepat itu, kata dia, termasuk kaitannya dengan penanganan barang bukti maupun awak kapal yang semuanya merupakan warga negara asing.

"Kami sudah perintahkan jajaran di lapangan agar bergerak cepat sesuai dengan koridor yang sudah diatur melalui hukum acara, untuk memastikan bahwa penanganan lebih lanjut kasus ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucap Drama.

Selama periode kepemimpinan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebanyak 35 kapal ikan asing ilegal telah ditangkap dan diproses hukum, yang terdiri dari 17 kapal berbendera Vietnam, sembilan kapal berbendera Filipina, delapan kapal berbendera Malaysia, dan satu kapal berbendera Taiwan.(red)

Komentar Anda

Berita Terkini