TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

Pelaku Jambret Ramadina di Titikuning Ditangkap Tekab Polsek Delitua

/ Jumat, 22 Mei 2020 / 13.00


Topinformasi.com- Akhirnya pelaku jambret Ramadina (36) Jl.karya Kasih Komplex Palem Indah Blok C. No. 01 Kel.Pangkalan Mansyur Kec.Medan Johor di fly over Titi Kuning ditangkap tekab Polsek Delitua,Kamis (21/5) 2020 sekira pukul 21.30 Wib.

Hendra Syahputra alias Mekdon (19)warga jl. Setia Budi Gg Ampera No. 10 Kel.Tanjung Rejo Kec.Medan Polonia ditangkap atas laporan korbannya Ramadina dengan
Lp/   450     /IV/2020 / spkt sekta delitua,16 April 2020 Sp.Kap/   191  / V/ 2020 dengan kerugian tas sandang wanita berisi STNK, Uang tunai Rp.200.000 ,sepasang kerabu emas ,sepeda motor Honda Beat BK 2915 AHW warna biru putih.

Ceritanya pada hari Kamis  21 Mei 2020 sekira pkl. 01. 30 wib, tekab polsek Delitua mendapat informasi bahwa keberadaan pelaku Pencurian dengan kekerasan Jamret  An.Mekdon berada dirumahnya di jln Setia Budi,Gg Ampera Tanjung Rejo Kec.Medan Selayang .

Tim Unit Reskrim yang dipimpin Panit Luar Ipda Elia Karo-Karo langsung meluncur ke lokasi yang dimaksud,selanjutnya Tim mengamankan pelaku  dan  memboyong Ke mako Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap SH menerangkan bahwa pelaku menjambret tas sandang milik korban yang berisi STNK, uang tunai Rp200.000, sepasang kerabu emas dan sepeda motor Honda Beat plat BK 2915 AHW warna biru putih,” urai AKP Zulkifli.

Tambah Kapolsek bahwa dari pelaku berhasil diamankan barang bukti tas sandang milik korban yang berisi STNK, uang tunai Rp200.000 dan sepasang kerabu.

“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 365 ayat (1) KUHPidana tentang perampokan yang menyebabkan korbannya mengalami luka dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkas AKP Zulkifli Harahap.(red)

Komentar Anda

Berita Terkini