Happy Agusman Zalukhu Ketua DPP GAPERNAS Atau LSM GMBI Kep.Nias. "Mana Yang Benar"

/ Kamis, 28 Mei 2020 / 18.48


Topinformasi.com-
"Mana Yang Benar" Happy Zalukhu Ketua DPP GAPERNAS Atau LSM GMBI Kepulauan Nias, ucap Afdika Permata Lase, Aktivis Kepulauan Nias kepada media AnkasaPost.com.com.

Pembicaraan mengenai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dikepulauan Nias, akhir-akhir ini menghiasi halaman media sosial. Setelah itu juga diketahui bahwa salah satu pengurus di LSM GMBI Wilter Khusus Kepulauan Nias atas nama Happy Agusman Zalukhu(HZ) mengikuti jejak yang hampir sama, dimana HZ juga masih Mengaku-ngaku diPolres Nias Polda Sumatera Utara dan di instansi pemerintah di sekepulaun Nias sebagai ketua umum Ormas DPP Gapernas Kepulauan Nias.

beredarnya informasi oknum pengurus GMBI wilter khusus kepulauan Nias, berinisial  HZ yang rangkap jabatan tersebut telah memimpin di dua organisasi di kepulauan Nias saat ini.

Dari hasil informasi dan pengamatan awak media  dilapangan, HZ masih aktif memimpin di Ormas DPP Gapernas.

Terpisah, Suar Natal Waruwu sebagai salah seorang Ketua Dewan Pendiri DPP Gapernas Kep Nias,  mengutarakan rasa prihatinnya kepada awak media, Kamis 28/05/2020. Dia sangat menyayangkan sikap kepemimpinan HZ  yang terkesan mencapur baurkan semua Ormas untuk di kuasai.



Lanjut, Suar Natal memaparkan dalam kasus yang di atas,  sebagai ketua seharusnya bijak dan tidak terlibat dalam stuktur organisasi LSM/ Ormas lainnya . Namun disisi lain saya juga tidak mau mengetahui sistem informasi lebih lengkap bagaimana stuktur organisasi dalam kepengurusan LSM tersebut yang dinaungngi nya saat ini.

"Dari perspektif LSM prinsip non-pemerintah menjadi salah satu standar dasar bagi LSM berdasarkan keyakinan bahwa LSM sebagai salah satu pilar utama demokrasi idealnya dapat berfungsi menjadi penyeimbang pemerintah dan sektor swasta. Menerapkan standar ini menunjukan bagaimana wujud LSM yang sehat untuk mencapai akuntabilitas LSM."

Kejadian ini menunjukan bahwa prinsip non-pemerintah harus betul-betul diterapkan untuk menunjukan tata kelola yang baik bagi LSM. Jika hal ini dilakukan secara konsisten dan juga sejalan dengan enam standar minimal akuntabilitas lainnya, kepercayaan, dukungan dan legitimasi kepada LSM akan semakin kuat. Sehingga sebagaimana cita-cita Konsil LSM yaitu terwujudnya LSM yang sehat dan kuat, tegas nya singkat(Tim).
Komentar Anda

Berita Terkini