TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

Indrayani Nst SH - PT.Pertamina Kankangi Peraturan Kantor Desa Lalang Terkait Pambangunan Pagar Komplek Perumahan

/ Senin, 20 Mei 2019 / 18.04
Topinformasi, Medan | PT.Pertamina (Persero) milik BUMN mengangkari atau tidak mengindahkan surat peringatan yang sudah dilayangkan Pemerintahan Desa Lalang terkait pembangunan pagar komplek perumahan (persero) UMPS I Jalan Gatot Subroto Km 10,5 Medan-Kampung Lalang yang tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan,baik dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang maupun dari Pemerintahan Desa Lalang.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Desa Lalang Indrayani Nasution SH kepada wartawan Senin (20/5)."Saya sudah turun langsung ke lokasi pembangunan pagar tersebut,berbicara dan memberikan surat peringatan langsung kepada pemborong (Mandor) terkait izinnya,namun sang pemborong (Mandor) berkilah bahwa dia tidak tau menau mengenai perizinan",ujarnya

Lanjut Bang Ian sapaan akrab Kepala Desa,"Seharusnya perwakilan pihak PT.Pertamina datang kekantor Desa Lalang meminta izin untuk mendirikan pagar secara permanen di wilayah ini.Seandainya terjadi kecelakaan kerja fatal yang menimpa pekerja bangunan tersebut,sudah pasti pemerintah Desa Lalang dimintai keterangan dan terimbas masalah tersebut sementara kita tidak tau akan keberadaan pembangunan pagar di komplek perumahan pilik PT.Pertamina",paparnya

"Jadi saya minta kepada pemerintah kabupaten Deli Serdang agar membongkar kembali pembangunan pagar komplek perumahan tersebut yang tidak mempunyai izin,jangan perusahan BUMN yang besar tersebut membuat contoh yang tidak baik kepada perusahaan lain ataupun masyarakat atas sikap yang tidak taat hukum ini", tegasnya

Menindak lanjuti penjelasan kepala desa lalang,wartawan media ini langsung meluncur ke lokasi pembangunan pagar untuk mengkonfirmasi hal tersebut kepada mandor.Namun setelah dua hari berturut turut wartawan mendatangi lokasi pembangunan pagar,tidak perna sekalipun berjumpa dengan mandor tersebut,menurut para pekerja sang mandor tidak tentu datangnya.upaya terakhir wartawan media ini memberikan nomor telpon selulernya kepada salah seorang pekerja dengan harapan mandor bisa segera menghubungi dalam hal konfirmasi.
Komentar Anda

Berita Terkini