TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

Prajurit TNI Sibolga Latihan Tembak Di Lapangan Tembak Labuhan Angin

/ Rabu, 10 Oktober 2018 / 07.07
Ratusan prajurit Korem 023/KS Sibolga  mengikuti latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) di Lapangan Tembak Labuhan Angin, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (09/10/2018).

Adapun prajurit yang mengikuti latihan menembak ini terdiri dari para Kasi Korem 023/KS, para Kabak Aju dan Kabalak Korem, para Perwira, Bintara dan Tamtama. 

Diterangkan Mayor Inf Napitupulu sebagai Perwira Seksi Latihan Korem 023/KS, tujuan dari latihan ini untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan menembak prajurit Korem 023/KS dan Dinasjan Sibolga, karena menembak merupakan kemampuan dasar yang sudah diberikan sejak pendidikan dan harus tetap dikuasai dan melekat pada diri prajurit," ujarnya.

"Para prajurit dilatih menembak menggunakan senjata laras panjang dalam tiga sikap, yaitu  menembak tiarap, duduk dan berdiri. Untuk senapan laras panjang para prajurit diasah kemampuan menembaknya dari jarak 100 meter," kata Pasilat.

Sementara itu, Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar memberikan arahan kepada prajurit cara menembak, sehingga penembak mampu dalam sasaran satu kelompok.   Setelah tembak koreksi selesai dan hasil evaluasi sudah memadai, kemudian penembak dapat  mengaplikasikan pengetahuan tentang menembak," ujarnya.

Danrem juga menjelaskan menembak dengan sikap tiarap, usahakan sikap menembak yang seenaknya, dengan menempatkan dasar popor pada lekukan pundak kanan dan kedua siku ditanah, usahakan siku tangan kiri tepat di bawah senjata, bersamaan dengan gerakan tersebut tempatkan pipi kanan di atas popor sehingga mata dapat melihat ujung pejera melalui pisir (membidik).

"Bernafas dengan wajar pada waktu menembakkan senapannya, gerakan dadanya akan mengakibatkan senapan dan bidikannya bergoyang juga. Untuk menghilangkan hal ini, harus menarik nafas dan mengeluarkan sebagian nafasnya, kemudian menahan nafasnya selama beberapa detik untuk membidik dan menembakkan senjatanya," papar Kolonel Fadjar kepada prajurit.

Latihan menembak rencananya akan di gelar selama 3 hari mulai 09 hingga 11 Oktober 2018. (Penrem 023/Rina)
Komentar Anda

Berita Terkini