Gol Bunuh Diri Bouhaddouz Antarkan Iran ke Puncak Klasemen Grup B

/ Sabtu, 16 Juni 2018 / 04.36
Timnas Iran sukses merebut tiga angka di pertandingan pertama Grup B Piala Dunia 2018. Berhadapan dengan Maroko, Wakil Asia itu sukses menang dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan Iran ini disebabkan oleh gol bunuh diri pemain pengganti Aziz Bouhaddouz jelang laga berakhir.Pertandingan yang digelar di Saint Petersburg ini dimulai dengan tempo yang cepat. Kedua tim sama-sama memainkan sepakbola menyerang sehingga jalannya laga berjalan dengan menarik.

Di 10 menit pertama Maroko tampil mendominasi. Mereka kerap membuat peluang berbahaya namun penyelesaian akhir mereka kurang matang sehingga gagal berbuah gol dan berkat aksi impresif Alireza Beiranvand, gawang Iran tidak kebobolan satu gol pun dari gempuran Maroko.

Pada menit 18 Maroko mendapat peluang emas, setelah Benatia yang berhasil lolos dari hadangan bek Iran melepaskan tembakan ke arah gawang Iran. Beruntung salah satu bek Iran dengan sigap memblok tendangan itu sehingga gagal terjadi gol.

Beberapa menit berselang giliran Iran yang mengancam gawang Maroko melalui skema serangan balik. Namun Sayang Jahanbakhsh gagal memanfaatkan peluang setelah tendangannya melebar dari gawang Moroko.

Jual beli serangan tetap terjadi di sisa babak pertama. Maroko secara geras menguasai penguasaan bola, namun Iran terkadang membalas dengan skema serangan balik.

Jelang berakhirnya babak pertama Iran nyaris mencetak gol saat Azmoun berhasil berhadapan satu lawan satu dengan kiper Maroko El Kajoui. Namun sayang ia gagal menjaga keseimbangannya sehingga tendangannya itu bisa ditepis oleh kiper lawan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minumMemasuki babak kedua, Maroko tidak menurunkan tempo permainan mereka. Mereka terus menguasai bola dan mendominasi jalannya pertandingan.

Meski mendominasi jalannya pertandingan, Maroko masih kesulitan untuk menebus pertahanan Iran yang rapat. Sementara Iran juga masih mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang Maroko.

Menghadapi situasi yang buntu ini, pelatih Carlos Quieroz memutuskan melakukan pergantian. Ia menarik keluar Masoud Shojaei dan digantikan oleh Mehdi Taremi di menit 68.

Di menit 77 Maroko harus menarik keluar Nourdin Amrabat yang mengalami cedera. Sebagai gantinya Sofyan Amrabat masuk menggantikannya.

Di menit 80, Beiranvand kembali harus bekerja keras. Ia berhasil menepis tendangan keras Hakim Ziyech dari luar kotak penalti sehingga peluang itu hanya berbuah sepak pojok bagi Maroko.

Kesabaran Iran untuk melakukan serangan balik terbayar di penghujung laga. Berawal dari umpan lambung Haji Safi dari sisi kiri lapangan, bola malah jatuh ke kepala Aziz Bouhaddouz sehingga menciptakan gol bunuh diri bagi Iran. Kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Iran.

Di sisa babak kedua, Maroko mencoba untuk mengejar ketertinggalan. Namun waktu yang ada hanya tersisa sedikit sehingga pertandingan dimenangkan Iran dengan skor 1-0.

Berkat kemenangan ini Iran sementara menduduki peringkat 1 Grup B dengan raihan 3 Poin sementara Maroko harus mendekam di dasar klasemen grup B.Maroko (4-2-3-1): Munir; Hakimi, Saiss, Benatia, N.Amrabat (S.Amrabat 76'); Boussoufa, El Ahmadi; Harit (Da Costa 82'), Ziyech, Bellhanda; Kaabi (Bouhaddouz 77')

Iran (4-5-1): Beiranvand; Safi, Cheshmi, Pouraliganji, Rezaeian; Ansarfard, Amiri, Ebrahimi (Hosseini 79'), Shojaei (Taremi 68'), Jahanbakhsk (Ghoddos 85'); Azmoun.(bolanet)
Komentar Anda

Berita Terkini