TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

Sengketa Pemalsuan Tanda Tangan Akte Sewa Menyewa Kantor Partai Gerindra Binjai

/ Selasa, 10 April 2018 / 20.10
Sengketa pemalsuan tanda tangan akte sewa menyewa kantor Partai Gerindra Binjai yang berada di jalan Agus Salim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai terus berlanjut.

Pelapor, Ahmad Effendi, yang juga pemilik kantor Partai Gerindra tersebut meminta agar pihak Polda Sumatera Utara segera mengusut tuntas kasus pemalsuan tandatangan tersebut.

Ahmad Effendi mengatakan, hingga saat ini, pihaknya telah melaporkan atas pemalsuan tandatangan dirinya yang di duga dilakukan oleh Ketua Gerindra Kota Binjai dan pihak notaris yang mengeluarkan akte sewa menyewa rumah miliknya. Dalam laporan ini, Effendi memberat terlapor kepada Ketua Gerindra Binjai, Agus Supriantono.

"Kita meminta agar Poldasu segera mengusut kasus ini. Karena jelas ini penipuan, sebab, saya sebagai pemilik rumah tidak pernah menandatangani akte sewa menyewa rumah saya dengan Ketua Partai Gerindra Agus Supriantono," jelasnya saat bertemu di kantor Gerindra Binjai, Senin (9/4/18).

Dikatannya, untuk saat ini, pihak Poldasu masih melakukan penyelidikan dan telah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait kasus ini. “Sejumlah saksi memang telah diperiksa. Namun kita berharap dan meminta agar kasus ini secepatnya diusut, sayatidak mau kasus ini berlarut-larut,” pintanya agar pihak Poldasu secepat memanggil dan memeriksa terlapor atas dugaan pemalsuan tandatangan akte sewa menyewa rumah miliknya.

Masih kata Effendi, sejak kantor Partai Gerindra Binjai berada di rumah miliknya, tidak pernah ada terjadi transaksi sewa menyewa. “Jadi kantor Gerindra itu milik saya, dan statusnya saya pinjamkan kepada Partai Gerindra. Namum kenapa ada keluar surat akte sewa menyewa, ironisnya, dalam akte tersebut ada tandatangan saya. Padahal saya tidak ada menandatangani, jelas ini merupakan tindak pemalsuan," pungkasnya. 

Dia juga berharap agar Poldasu bertindak adil dan menjalankan proses hukum seadil-adilnya dalam menangani kasus pemalsuan tandatangan tersebut. 

Ket.gambar: bukti pengaduan
Komentar Anda

Berita Terkini