MEDAN|
Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Drs Agus Andrianto mewakili Kapolda Sumut membuka pelaksanaan sosialisasi Disaster Victim Identification (DVI) dan kedokteran kepolisian (Dokpol) T.A 2017 oleh Pusdokkes Polri di Aula Tribrata SPN Polda Sumut Sampali.
Sosialiasi tersebut dilaksanakan di Medan selama 3 hari dimulai dari tanggal 5 s/d 7 April 2017 dengan tema “Dengan Sosialisasi DVI dan Dokpol T.A 2017, Kita Tingkatkan Profesionalisme Kedokteran Kepolisian Dalam Penanganan Korban Bencana Massal.”
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pakar Forensik Kota Medan Profesor Surjit Singh, para narasumber dari Pusdokkes Polri AKBP dr. Dafianto Arief, AKBP Nugroho Lelono dan Pembina TK I drg Sindhy R. Malingkas, DFM serta peserta sosialisasi Polri, TNI dan Instansi terkait lainnya.
Dalam amanat Kapolda Sumut, yang dibacakan oleh Wakapolda Sumut, Kapoldasu menyambut baik dilaksanakannya sosialisasi Disaster Victim Identification (DVI) di Polda Sumut ini.
“Keberadaan DVI sangat penting sebagai suatu prosedur yang telah ditetapkan untuk mengidentifikasi korban sebuah insiden atau bencana.” ujar Wakapolda Sumut.
“Sosialisasi tersebut juga penting sebagai momen untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang DVI, agar terwujud keseragaman pemahaman dan persepsi tentang prosedur DVI dalam melakukan proses identifikasi terhadap korban bencana alam sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.” tambahnya.
Wakapolda Sumut mengingatkan maksud dan tujuan sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan bekal pengetahuan tentang prosedur DVI, sehingga para personil DVI dapat memahami pelaksanaan tugasnya dengan baik, sehingga berimplikasi terhadap peningkatan kinerja DVI Polri.
Keberadaan DVI sendiri telah banyak berperan dalam pengungkapan kasus khususnya korban bencana alam yang sangat urgen dan telah banyak membantu proses penyidikan Polri.
“Identifikasi pengungkapan kasus yang dilakukan DVI Polri telah berjasa besar seperti pada kasus hilangnya pesawat malaysia Airlines MH17 tahun 2013, pengambilan sampel DNA korban hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 tahun 2014, Identifikasi korban jatuhnya pesawat Hercules TNI AU di Padang Bulan Medan, dan masih banyak lagi membantu kasus kasus bencana yang menonjol yang terjadi di Sumut.” ujarnya.
Untuk itu Wakapolda Sumut berharap dengan adanya sosialisasi ini, para personil kesehatan Polri dan DVI Polri maupun tim DVI Instansi terkait lainnya dapat memahami secara utuh prosedur DVI dalam penanggulangan identifikasi korban bencana.
“Saya berharap personil tim DVI Polri dapat profesional dan lebih siap lagi dalam menghadapi tugas identifikasi korban bencana alam. Sehingga apabila kesuksesan dalam mengungkap kasus terwujud, dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.”
Diakhir sambutannya, Wakapolda Sumut meminta para peserta sosialisasi untuk mengikuti sosialisasi tersebut dengan sungguh sungguh untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat dan memberikan feedback atas materi yang disampaikan.
Sumber dan Foto : tribratanewspoldasu
