MEDAN|
Alsi modus kejahatan saat ini beragam macam cara dilakukan,oleh para pelakunya untuk memuluskan aksinya.Seperti yang tengah terjadi saat ini di Medan diduga ada oknum-oknum pegawai Garda OTO yang bisa menciptakan klaim asuransi mobil hilang dengan menciptakan laporan polisi palsu.Namun,sebenarnya mobil tersebut tidak hilang.
Hal ini dibuktikan dengan adanya dugaan kasus laporan palsu di Polsek Delitua yang dilaporkan,M Yusuf warga Jln. Menteng VII, Gg. Sekata No.16, Kel. Menteng, Kec. Medan Denai.Dalam laporannya tertuang dalam Surat LP/1760/K/X/2015/SPKT Sek-Delta pada tanggal 12 Oktober 2015,lalu itu,nasabah Garda OTO (M Yusuf,red) mengaku mobil Kijang Innova BK1598 OD warna abu-abu metalik milik pelapor Muhammad Yusuf hilang,namun setelah dilakukan investigasi oleh wartawan bahwa mobil kontraktir yang diduga banyak menipu rekanannya itu ternyata masih ada.Kejahatan asuransi yang dilakukan pria mengaku dekat petinggi -petinggi aparat penegak hukum di Indonesia ini terkuak berkat investigasi Amru Hasibuan, salah satu pengurus utama di Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumut.
Amru bersama timnya, telah menelusuri perkara ini sejak 1,5 tahun terakhir berkat informasi awal dari keluarga dari M Yusuf sendiri. “Awalnya saya memang ada masalah dengan M Yusuf. Dalam perjalanan menelusurinya, si Aan, saudara sepengambilan Yusuf menemui saya dan memberikan informasi soal kejahatan asuransi ini,” kata Amru kepada sejumlah wartawan di Warkop IWO Jalan Ringroad Kota Medan, Rabu (22/3/2017).
Dijelaskannya, kasus itu bermula dari laporan kehilangan mobil Kijang Innova BK1598 OD warna abu-abu metalik milik pelapor Muhammad Yusuf yang tertuang dalam Surat LP/1760/K/X/2015/SPKT Sek-Delta pada tanggal 12 Oktober 2015.
Dalam laporannya itu, M Yusuf mengaku, mobil Kijang Innova BK1598 OD warna abu-abu metalik miliknya hilang di halaman Mesjid Iqbal, Jln. Jamin Ginting, Kel. Laucih, Kec. Medan Tuntungan usai dirinya melaksanakan Shalat, Senin (12/10/2015) sekira pukul 13.00 WIB.
Singkat cerita, laporan itu diterima Polsek Delitua, hingga berujung ganti rugi dari pihak Asuransi Garda Oto yang bertempat di Jln. Imam Bonjol, Medan.
Namun ternyata, Aan yang mengetahui aksi saudara sepengambilannya itu, tak mau berdiam diri. Dipicu rasa jengkel karena dirinya juga korban penipuan Yusuf, Aan pun membongkar skandal klaim asuransi ini.
Hasilnya, didapatilah sejumlah kejanggalan dan data-data fiktif. Penelusuran Ann menunjukkan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) kehilangan mobil milik pelapor itu tidak benar. “Mobil Kijang Innova itu juga ternyata dirubah menjadi warna putih dan mengganti nomor plat menjadi BK1039 NG,” kata Amru sembari memberikan satu bundelan berkas bukti adanya kasus tersebut.
Anehnya, saat temuan ini diberitahukan kepada pihak kepolisian, malah tak mendapat tindaklanjut. Karena itu pula, sejumlah wartawan yang bergabung di dalam IWO Sumut sepakat untuk mengawal perkara ini hingga membongkar tuntas oknum-oknum yang terlibat.(bersambung)
