MEDAN|
Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dhaniel memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Waka Polda Sumut dari pejabat yang lama Brigjen Pol Drs. Adhi Prawoto kepada Waka Polda yang baru Brigjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH.Sertijab ini digelar di Aula Tribrata Polda Sumut,Rabu (01/02/2017).
Kapolda Sumut dalam amanatnya mengatakan alih tugas dan jabatan didalam lingkungan Polri merupakan kebutuhan Manajemen dalam dinamisasi organisasi Polri sekaligus untuk pengembangan karir yang bersangkutan.
Menurutnya karena pada setiap terima jabatan maka didalamnya dituntut komitmen, dedikasi dan tanggung jawab pejabat yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas, peran serta fungsi yang diamanahkan guna meningkatkan kinerja Polri didalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.
Tidak hanya itu, Kapolda Sumut juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Brigjen Pol Drs. Adhi Prawoto,SH atas pelaksanaan tugas yang baik selama menjabat Waka Polda Sumut selama 1 tahun 5 hari, bahkan Irjen Rycko juga memberikan ucapan selamat atas jabatan yang baru sebagai Karo RBP Srena Mabes Polri dan terimakasih juga kepada Ibu Wahyu Adhi Prawoto yang telah setia mendampingi suami selama bertugas di Polda Sumatera Utara. Kepada Brigjen Pol Drs Agus Andrianto, SH selamat datang dan selamat bertugas atas kepercayaan pimpinan untuk menjabat sebagai Waka Polda Sumut dan selamat juga kepada Ibu Evi Agus Andrianto yang tentunya akan menjadi Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara.
Kapolda Sumut dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa informasi kepada Waka Polda Sumut yang baru dalam melaksanakan tugas yaitu :
1. Sebagai Waka Polda Sumut, loyalitas Bapak Brigjen Pol Drs. Adhi Prawoto,SH dalam membantu tugas Kapolda Sumut tidak diragukan lagi diantaranya berperan aktif dalam memberikan saran dan masukan kepada Kapolda dalam pengambilan keputusan strategis, aktif dalam setiap kegiatan pembinaan dan operasional, aktif memberikan motivasi dan arahan kepada anggota, aktif memantau kedisiplinan anggota melalui absensi finger print dan pengawasan langsung, sebagai Kasatgas Dwelling Time Pelabuhan Belawan yang bekerja yang baik dan sukses.
2. Komplin masyarakat terhadap kinerja jajaran Polda Sumut masih cukup banyak (1.075 dumas) begitu juga pelanggaran anggota masih cukup tinggi (selama tahun 2016 1.016 pelanggaran, dan 68 orang sudah di PTDH).
3. Tantangan tugas Polda Sumut di tahun 2017 diantaranya konflik sosial, intoleransi, terorisme, radikalisme dan ekstrimisme, penanganan curat, curas dan curanmor serta narkoba dan pungli juga pelaksanaan PAM pilkada kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Tapteng pada tanggal 15 Februari 2017.
Kapoldasu juga memberikan beberapa amanat yang ada mengenai pelayanan Kepolisian terhadap masyarakat.
"Oleh karenanya, dalam meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat dan menjaga kamtibmas yang kondusif, ada tiga kebijaksanaan dan strategi yang telah saya sampaikan oleh Bapak dalam hal mengenai Commander Wish yaitu :
1.Meningkatkan kinerja dan moderisasi.
2. Melakukan pembenahan kultur, meningkatkan kemampuan mengelola media.
3. Dan kepada seluruh jajaran Polda Sumut agar dapat
mengimplementasikan kebijaksanaan Kapolda tersebut, dalam mengantisipasi kerawanan kamtibmas Polda Sumut bersama Polda-Polda Sumbagut (Aceh, Riau, Kepri, Sumbar dan Jambi) akan melaksanakan rapat koordinasi wilayah pada tanggal 03 s/d 06 Februari 2017 dalam rangka mengidentifikasikan berbagai permasalahan serta merekomendasikan kerjasama dalam menangani isu tentang kerjasama dalam penyidikan (Joint Investigation), kerjasama dalam patrol pantai timur (East Coast Joint Patrol) dan kerjasama dalam pemberdayakan masyarakat pesisir (Joint Enpowerment), yang diharapkan dapat tertuang dalam satu naskah kerjasama antara Polda (Sibolangit Joint Communicate).
Sebelum mengakhiri amanat Kapolda Sumut menyampaikan harapan kepada Waka Polda yang baru yaitu untuk dapat melanjutkan dan meningkatkan terobosan kreatif yang telah dilaksanakan Waka Polda yang lama terutama dalam pembinaan internal guna meminimalisir pelanggaran anggota dan komplain masyarakat. Dapat memotivasi para kasatker dan kasatwil untuk lebih meningkatkan lagi kinerja Polda Sumut dan jajaran terutama dalam menangani angka kriminalitas, narkoba, pungli dan potensi konflik sosial yang cukup tinggi diwilayah Polda Sumut yang ada ini," ujar Irjen Pol Rycko Amelza Dhaniel. (Ade)
