Bermodal 3 KTA Pers,Pria Ngaku Wartawan Nipu 3 Wanita,Ujungnya Nyangkut Dikantor Polisi

/ Jumat, 03 Februari 2017 / 04.45
MEDAN|
Zulkarnain Farudin Tanjung (45) warga yang tinggalJalan Pertahanan No. 10A Medan, Kel Timbang Deli,Kec Medan Amplas terpaksa harus berurusan dengan hukum.Pasalnya, pria yang mengaku wartawan bertugas meliput di Polda Sumut ini diamankan petugas Polsek Patumbak lantaran diduga melakukan penipuan dengan modus mampu memasukan korban bekerja.Tak tanggung-tanggung korbannya tiga wanita.Parahnya lagi,pria ini mengantongi 3 Id Card Pers yang sudah kadaluarsa.Pria ngaku wartawan yang diduga menipu korban dengan meminta uang sebesar Rp 2,5 Juta diamankan,Kamis (02/02/2017) sore.



Di Polsek Patumbak, pria yang mengaku sudah pensiun dari penulis berita itu menunjukan tiga Id Card Pers yang sudah mati kepada petugas Polisi.Namun, dengan kehadiran sejumlah wartawan mempertanyakan kebenaran profesinya, pria yang memiliki postur tubuh kurus tersebut malah tetap mengakui dirinya sebagai wartawan yang bertugas di Polda Sumut

"Saya memang wartawan bang dan sering ngepos di Polda Sumut juga aku kawan si M wartawan yang ada di Polda itu. Jadi gak mungkin ada saya memeras ke tiga korban itu," aku Zulkarnain.

Selanjutnya, setelah dilakukan berbagai pertanyaan yang dilayangkan sejumlah wartawan beserta petugas, akhirnya membuat Zulkarnain mengakui jika dirinya bukan wartawan dan tidak bisa menulis.

"Memang saya akui kalau aku tidak wartawan dan sudah 2 tahun lamanya saya tidak menulis berita. Dan kartu Pers Media itu hanya saya dapatkan saja dan sebagai pegangan saya saja bang," aku Zulkarnain yang sering mangkal di kawasan Amplas.



"Awalnya bang pas tanggal 19 Januari 2017 ini saat kita bertiga berada dalam mobil sewa jurusan Tanjung Morawa untuk memasukin lamaran kerjaan, tiba-tiba beberapa rekan-rekan si bapak itu (Zul,red)masuk duluan dan dengan modus menawarkan pijitan refleksinya ke kita bang," kata korban boru Marbun (24).

Lanjut korban menuturkan kembali, saat teman-temannya memijiti kami lalu pelaku langsung ngomong bahwa dirinya mampu masuki kami kerja asal menyerahkan uang Rp
2,5 Juta.Tanpa rasa curiga lantas ketiganya menyerahkan uang tersebut kepelaku."Setelah menerima uang dari kami pelaku yang mengaku wartawan itu (Zul,red) langsung pergi.Untung saja saya sempat foto dia (pelaku),"sebut korban.

Ketiganya pun menyadari telah menjadi korban penipuan lantas mencari "Pas kami cari melihat dia berdiri di bawah jembatan Fly Over Amplas dan kita juga minta bantuan beberapa saudara kami dan petugas Reskrim Posek Patumbak untuk menangkapnya,"ungkap boru Marbun yang ngekos di kawasan Medan Amplas.(Bucos)
Komentar Anda

Berita Terkini