Dorr...,Eksekutor Penembak Pengusaha Airsoftgun Tewas Ditembak Polisi

/ Minggu, 22 Januari 2017 / 15.19
MEDAN|
Rawi Indra alias Indra (40 ) warga Jalan Waru No 63 Medan tewas ditembak petugas gabungan Tim Khusus Polda Sumut dan Polrestabes Medan.Pria yang berperan sebagai eksekutor 'pencabut nyawa' Indra Gunawan alias Kuna (43) ini tewas setelah ditembak petugas Polisi saat hendak ditangkap.Ia melawan Polisi saat ditangkap di Jalan Ngumban Surbakti, Medan.Barang bukti yang diamankan tiga(3)pucuk senjata api



Selain,pelaku Rawi,petugas gabungan dipimpin langsung Kapolrestabes Medan,Kombes Pol Sandi Nugroho dan Dir Ditreskrimum Poldasu. Kombes Pol Nurfallah juga berhasil menangkap 4 rekan Rawi lainnya.

Keempatnya yakni,Jo Hendal alias Jon (41) warga Jalan Sukaraja,Kab Batubara,Sumut (Karangsari Medan Polonia),Awaluddin alias Putra (51) warga Jalan Elang lr Merpati Ateuk Pahlawan Baiturahman Banda Aceh,Chandra alias Ayen (38) warga Jalan Tulangbawang No 6 Petisah Tengah,Medan Petisah dan Jon Marwan Lubis alias Ucok (62) warga Jalan Seideli Medan.

Infirmasi diperoleh topinformasi.com menyebutkan,para pelaku penembakan hingga menewaskan pengusaha Airsoftgun ,Indra Gunawan alias Kuna (43),Minggu , 22 Januari 2017 berdasarkan Lp No; Lp/161/K/I/2017/SPKT Restabes mlMedan Tgl 21 Jan 2017. Psl 338 KUHP.Selain laporan,Polisi juga melakukan penyelidikan dilokasi kejadian dan hasil rekaman CCTV.


Dari hasil penyelidikan Tim Gabungan Subdit 3 Ditkrimum Polda Sumut dan Polrestabes Medan serta dari hasil analisa CCTV di TKP, bahwa didapat informasi pelaku penembakan terhadap korban Kuna adalah Rawi CS. Mengetahui hal tersebut,petugas gabungan pada Minggu (22/01/2017) sekira pukul 01.30 WIB,dinihari memperoleh informasi bahwa pelaku Jo Hendal sedang berada di rumahnya di Jalan Karang Sari ,Kel Sarirejo,Kec Medan Polonia .

Tak mau buruannya kabur,lantas polisi melakukan penangkapan Jo dirumah tersebut.Selanjutnya personil melakukan pengembangan dan sekitar pukul 04.00 WIB berhasil menangkap pelaku Rawi Indra Di Hotel Ichery Jalan Sei Wampu Medan.


Dari pengakuan Rawi diketahui bahwa Ayen terlibat.Hasil introgasi langsung dikembangkan hingga berhasil meringkus Ayen di Jalan Rotan Medan Petisah sekitar pukul 06.00 WIB.Ayen menerima titipan senpi dari Rawi.Selanjutnya sekitar pukul 08.00 WIB,kembali personil menangkap pelaku Jon Marwan Lubis alias Ucok.

Dari pelaku Marwan didapat barang bukti 3 pucuk senjata api (Senpi) dari. yang di simpan di kandang ayam.

Selanjutnya personil melakukan pengembangan terhadap eksekutor (Rawi,red) penembakan ke Jalan Ngumban Surbakti,sesampainya di Jalan Ngumban Surbakti pelaku Rawi melakukan perlawanan dengan menggunakan sebilah pisau.

Petugas yang tak mau terancam nyawanya langsung melakukan tindakan tegas terhadap pelaku dengan melakukan penembakan kearah badan Rawi,dan,Rawi langsung diboyong ke RS Bhayangkara Medan guna kepentingan medis,Namun nyawanya tak tertolong lagi.

Lalu personil gabungan sekitar pukul 08.30 WIB menangkap Putra di Jalan TB Simatupang Sunggal,sewaktu personil mau melakukan penangkapan pelaku Putra menyerang petugas dengam sebilah pedang,sehingga polisi memberikan tembakan peringatan ke udara.Lantaran tak dihiraukan pelaku akhirnya petugas melakukab tindakan tegas dengan menembak kearah badan Putra.

"Benar,salah satu pelaku tewas ditembak,lantaran melawan saat pengembangan,Pelaku awalbya diberikan tembakan peringatan,namun tak dihiraukan juga akhirnya ditembak,"ungkap,salah satu perwira Polda Sumut yang enggan ditulis namanya.

Sebelumnya diberitakan,Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Nur Fallah kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan membenarkan bahwa para pelaku ditangkap terpisah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengusaha senjata replika air softgun,Indra Gunawan alias Kuna (43),pada Rabu (18/01/2017) pagi ditembak hingga tewas didepan tokonya di Jalan Ahmad Yani,No 84 Medan (Kesawan,red).Kuna ditembak orang tak dikenal (OTK) dibagiqn dada kiri dekat ketiak, langsung dilarikan ke RS Putri Hijau. Namun dalam perjalaman nyawanya tak tertolong lagi. 

Berdasarkan rekaman CCTV yang diduga berisi aksi penembakan terhadap Kuna (43) yang beredar di dunia maya, pelaku menembak korban sambil berjalan kaki dari arah Restoran Tip Top. Tangan kanannya diduga memegang pistol di sekitar pinggul kanan.

Sosok mengenakan helm berwarna gelap itu sejurus kemudian menembak saat dia berada di kanan depan sepeda motor tukang susu. Korban yang berada di depan kiri tukang susu, tampak sempat roboh.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung berlari ke depan, mengarah ke tengah jalan. Saat kejadian, kendaraan sedang padat, kebanyakan sepeda motor.(red)

Foto ustimews
Komentar Anda

Berita Terkini